Futuh Al-Ghaib Terjemah
AdaraStudio Books & Reference Contains ads
This book discusses 78 pieces of advice from Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani
- Downloads
- 3.9K+
- on Google Play
- Price
- Free
- No in-app purchases
- Updated
- May 8
- 2025 · v1.0.0
Screenshots
About Futuh Al-Ghaib Terjemah
Kitab Futuh Al Ghaib Membahas tentang Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan diantara isi Risalah Ke-3 adalah:
Syekh Abdul Qadir Jailani Beliau bertutur:
Apabila seorang hamba Allah mengalami kesulitan hidup, maka pertama-tama, ia mencoba mengatasinya dengan upayanya sendiri. Bila gagal, ia mencari pertolongan kepada sesamanya, khususnya kepada raja, penguasa, hartawan, atau bila ia sakit, kepada dokter. Bila hal ini pun gagal, maka, ia berpaling kepada khaliknya, Tuhan Yang Mahabesar lagi Maha Kuasa, dan berdoa kepada-Nya dengan kerendah-hatian dan pujian.
Bila ia mampu mengatasinya sendiri, maka ia takkan berpaling kepada sesamanya, demi kian pula, bika ia berhasil, karena sesamanya, maka ia takkan berpaling kepada sang Khalik.
Kemudian, bila tak juga memperoleh pertolongan dari Allah, maka dipasrahkannya dirinya kepada Allah, dan terus demikian, mengemis, berdoa, merendahkan diri, memuji dan memohon dengan harap-harap cemas. Namun, Allah Yang Mahabesar dan Mahakuasa membiarkan ia letih dalam doa, dan tak mengabulkannya, hingga ia sedemikian terkecewakan terhadap segala sarana duniawi. Maka kehendak-Nya mewujud melaluinya, dan hamba Allah ini berlalu dari segala sarana duniawi, segla aktifitas dan upaya duniawi, dan bertumpu pada ruhaninya.
Pada peringkat ini, tiada terlihat olehnya, selain kehendak Allah Yang Mahabesar lagi Mahakuasa, dan sampailah ia, tentang Keesaan Allah, pada peringkat Haqqul Yakin bahwa, pada hakikatnya, tiada yang melakukan segala sesuatu, kecuali Allah, tak ada penggerak, tak pula penghenti, selain Dia, tak ada kebaikan, kejahatan, tak pula kerugian dan keuntungan, tiada faedah, tiada memberi, tak pula menahan, tiada awal, tiada akhir, tak ada kehidupan dan kematian, tiada kemuliaan dan kehinaan, tak ada kelimpahan dan kemiskinan, kecuali karena Allah.
Maka, di hadapan Allah, ia bagai bayi di tangan perawat, bagai mayat dimandikan, dan bagai bola di tongkat pemain polo, berputar dan bergulir dari keadaan ke keadaan, dan ia merasa tak berdaya. Dengan demikian, ia lepas dari dirinya sendiri, dan melebur dalam kehendak Allah.
Maka, tak dilihatnya, keculai Tuhannya dan kehendak-Nya, tak didengar dan dipahaminya, kecuali Ia. Jika meliaht sesuatu, maka sesuatu itu adalah kehendak-Nya, bila ia mendengar atau mengeyahui sesuatu, maka ia mendengar Firman-Nya, dan mengetahui lewat ilmu-Nya.
Maka terkarunialah dia dengan karunia-Nya, dan beruntung lewat kedekatan dengan-Nya, dan melalui kedekatan ini, ia menjadi mulia, ridha, bahagia, dan puas dengan janji-Nya, dan bertumpu pada firman-Nya, Ia merasa enggan dan menolak segala selain Allah, ia ridha dan senantiasa mengingat-Nya, makin mantpalah keyakinan-Nya pada-Nya, Yang Mahabesar lagi Mahakuasa. Ia bertumpu pada-Nya, memperoleh petunjuk dari-Nya, berbusana nur ilmu-Nya, dan termuliakan oleh ilmu-Nya. Yang didengar dan diingatnya adalah dari-Nya, Yang Mahabesar lagi Mahakuasa. Maka, segala syukur, puji, dan sembah tertuju kepada-Nya.
Syekh Abdul Qadir Jailani Beliau bertutur:
Apabila seorang hamba Allah mengalami kesulitan hidup, maka pertama-tama, ia mencoba mengatasinya dengan upayanya sendiri. Bila gagal, ia mencari pertolongan kepada sesamanya, khususnya kepada raja, penguasa, hartawan, atau bila ia sakit, kepada dokter. Bila hal ini pun gagal, maka, ia berpaling kepada khaliknya, Tuhan Yang Mahabesar lagi Maha Kuasa, dan berdoa kepada-Nya dengan kerendah-hatian dan pujian.
Bila ia mampu mengatasinya sendiri, maka ia takkan berpaling kepada sesamanya, demi kian pula, bika ia berhasil, karena sesamanya, maka ia takkan berpaling kepada sang Khalik.
Kemudian, bila tak juga memperoleh pertolongan dari Allah, maka dipasrahkannya dirinya kepada Allah, dan terus demikian, mengemis, berdoa, merendahkan diri, memuji dan memohon dengan harap-harap cemas. Namun, Allah Yang Mahabesar dan Mahakuasa membiarkan ia letih dalam doa, dan tak mengabulkannya, hingga ia sedemikian terkecewakan terhadap segala sarana duniawi. Maka kehendak-Nya mewujud melaluinya, dan hamba Allah ini berlalu dari segala sarana duniawi, segla aktifitas dan upaya duniawi, dan bertumpu pada ruhaninya.
Pada peringkat ini, tiada terlihat olehnya, selain kehendak Allah Yang Mahabesar lagi Mahakuasa, dan sampailah ia, tentang Keesaan Allah, pada peringkat Haqqul Yakin bahwa, pada hakikatnya, tiada yang melakukan segala sesuatu, kecuali Allah, tak ada penggerak, tak pula penghenti, selain Dia, tak ada kebaikan, kejahatan, tak pula kerugian dan keuntungan, tiada faedah, tiada memberi, tak pula menahan, tiada awal, tiada akhir, tak ada kehidupan dan kematian, tiada kemuliaan dan kehinaan, tak ada kelimpahan dan kemiskinan, kecuali karena Allah.
Maka, di hadapan Allah, ia bagai bayi di tangan perawat, bagai mayat dimandikan, dan bagai bola di tongkat pemain polo, berputar dan bergulir dari keadaan ke keadaan, dan ia merasa tak berdaya. Dengan demikian, ia lepas dari dirinya sendiri, dan melebur dalam kehendak Allah.
Maka, tak dilihatnya, keculai Tuhannya dan kehendak-Nya, tak didengar dan dipahaminya, kecuali Ia. Jika meliaht sesuatu, maka sesuatu itu adalah kehendak-Nya, bila ia mendengar atau mengeyahui sesuatu, maka ia mendengar Firman-Nya, dan mengetahui lewat ilmu-Nya.
Maka terkarunialah dia dengan karunia-Nya, dan beruntung lewat kedekatan dengan-Nya, dan melalui kedekatan ini, ia menjadi mulia, ridha, bahagia, dan puas dengan janji-Nya, dan bertumpu pada firman-Nya, Ia merasa enggan dan menolak segala selain Allah, ia ridha dan senantiasa mengingat-Nya, makin mantpalah keyakinan-Nya pada-Nya, Yang Mahabesar lagi Mahakuasa. Ia bertumpu pada-Nya, memperoleh petunjuk dari-Nya, berbusana nur ilmu-Nya, dan termuliakan oleh ilmu-Nya. Yang didengar dan diingatnya adalah dari-Nya, Yang Mahabesar lagi Mahakuasa. Maka, segala syukur, puji, dan sembah tertuju kepada-Nya.
What’s new
Version 1.0.0 · Updated May 8, 2025
pengembangan aplikasi 25
Alternatives to Futuh Al-Ghaib Terjemah
Looking for apps like Futuh Al-Ghaib Terjemah? Here are 6 similar Android apps on Google Play. All of them are free to download.
-
Terjemahan Kitab Al Hikam
-
Cerita Kisah Motivasi Islami
-
Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah
-
Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar
-
Sosiologi Pedesaan
-
Pendidikan Kewarganegaraan
| App | Rating | Price | Installs | Last updated | Compare |
|---|---|---|---|---|---|
| Futuh Al-Ghaib Terjemah | – | Free | 1,000+ | May 8, 2025 | |
| Terjemahan Kitab Al Hikam | – | Free | 1,000+ | May 19, 2026 | Compare |
| Cerita Kisah Motivasi Islami | – | Free | 1+ | Feb 1, 2024 | Compare |
| Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah | – | Free | 1,000+ | May 8, 2025 | Compare |
| Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar | – | Free | 500+ | May 18, 2026 | Compare |
| Sosiologi Pedesaan | – | Free | 100+ | – | Compare |
| Pendidikan Kewarganegaraan | – | Free | 1,000+ | – | Compare |
Similar apps on Google Play
- Terjemahan Kitab Al Hikam
- Cerita Kisah Motivasi Islami
- Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah
- Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar
- Sosiologi Pedesaan
- Pendidikan Kewarganegaraan
- Kimiau Assa'adah
- Amalan Puasa Ramadhan
- Kitab Strategi Jin
- Hikmah Bulan Rajab & Sya'ban
- Kisah Teladan Tokoh Islami
- Doa Harian Muslim
- Amalan Sunah Sehari-hari
- Fadhilah Al-qur'an
- Misykat Al-Anwar
- Kitab Al Jawabul Kafi
- Kitab Al Adab fiddin
- Terjemah Sirah Nabawiyah
- Terjemah Kitab Belenggu Nafsu
- Sab'iyyat Fi Mawaizhil Bariyat
- Mahkota Pengantin
- Terjemah Kitab Sirrul Asrar
- Kitab Hukum Ekonomi Islam
- Terjemah Kitab Fihi Ma Fihi
- Meneladani Ahklak Nabi
- Terjemah Risalatul Qusyairiyah
- Kitab Al Mawaqif Walmukhotobat
- Kitab Kado Untuk Suami Istri
- Kitab Pembatal Keislaman
- Kitab Meraih Cinta Ilahi
- Terjemah Kitab Fathur Rabbani
- Kitab Cerdas Memilih Jodoh
- Budidaya Buah Naga
- Kitab Tafsir Mimpi Lengkap
- Resep Mie Goreng Spesial
- Kitab Pesona Surga
- Tanda Akhir Zaman
- Merajut Rumah Tangga Bahagia
- Bihun Goreng Spesial
- Kitab Hukum Puasa
- Pengantar Sosiologi Pendidikan
- Rukun Islam & Iman
- Kitab Tamasya Kesurga
- Kitab Thaifah Manshurah
- Mendulang Manfaat Sedekah
- Balasan Setimpal Perbuatan
- Budidaya Ikan Cupang Hias
- Manajemen Pendidikan Islam
- Kitab Sharimul Maslul Terjemah
- Kitab Cinta Dan Rindu
- Terjemah Ktab Kifayatul Akhyar
- Amalan Tuhfatus Saniyah
- Kitab Ada Apa Dengan Riba
- Daulah Bani Saljuk
- Kitab Dzammul Hawa
- Sejarah Pahlawan Nasional
- Kisah Teladan Orang Saleh
- Pribadi Akhlakul Karimah
- Pendidikan Karakter Islam
- Pengantar Ekonomi Syariah
- Fikih Ibadah Harian
- Panduan Keluarga Sakinah
- Tazkiyatun Nafs Terjemah
- Taman Orang Jatuh Cinta
- Dinamika Peradaban Islam
- Ekonomi & Keuangan Islam
- Sejarah Hukum Islam
- Khilafah Bani Umayyah
- Mengenal Pribadi Agung Nabi
- Kitab Irsyadul 'Ibad
- Pengobatan Penyakit Hati
- Sejarah Ka'bah
- Zuhud & Kelembutan Hati
- Kitab Keajaiban Hati
- Dikejar Rezeki Dari Sedekah
- Alam Jin Dan Setan
- Ilmu Kedokteran Nabi
- Kitab Fikih Kesehatan
- Shaidul Khatir
- Bekal Kehidupan Abadi
- Menuai Pahala Setelah Kematian
- Al Lu'lu Wal Marjan
- Kitab Mukhtasar Jamiul Ulum
- Tarbiyatul Aulad
- Al Bidayah Wa An Nihayah
- Terjemah Harta Haram
- Penyucian Jiwa Dalam Islam
- Ruqyah Jin Sihir & Terapinya
- Kitab Bidayatul Mujtahid
- Terjemah Fadhilah Amal
- Kitab Talbis Iblis
- Kitab Hidup Setelah Mati